Rabu, 08 Desember 2010

(New ) Membuat Atap 3 DIMENSI

Membuat Atap

atap9Untuk membuat atap 3D ada beberapa cara atau metoda. dalam blog ini saya berasumsi bahwa atap bukan benda solid, tetapi lembaran-lembaran yang menjadi sebuah atap.
1. Buat layer baru dengan nama “atap“, kemudian matikan layer dinding3d /segala benda 3D (tiga dimensi), aktifkan kembali layer as rumah.
2. kemudian buatlah gambar garis atap lengkap dengan jurai dan bubungan seperti menggambar denah 2D.
atap1
3. Lihat dalam bentuk isometrik, garis atap tersebut masih berada pada elevasi 0 (nol)
atap2
atap11
4. Pindahkan garis atap ke elevasi 350 (karena tinggi dinding 350). Prinsip memindahkan sama dengan perintah memindahkan lobang jendela. Dengan cara ketik move atau klik icon move, lalu pilih objek garis atap semuanya, tekan enter, ketik 0,0,0 , enter, ketik 0,0,350 ==> enter.
atap3
atap21
5.       matikan layer dinding 3d, yang aktif hanya garis atap.
atap4
6.       naikkan garis bubungan sejauh 250 cm ke arah atas (sumbu Z), kemudian putar objek 3D sedemikian rupa hingga seperti gambar di atas ini.
7.       kemudian tarik semua ujung garis jurai ke ujung-ujung garis bubungan.
atap5
atap41
8. tekan tombol/icon flat shade atap7, setelah itu putar gambar 3D sedemikian rupa sehingga tampak seperti gambar dibawah ini, supaya semua ujung garis terlihat.
atap6
9. ketik 3DFACE,  enter, kemudian klik ke empat ujung bidang atap pertama secara berurutan, kemudian enter.
atap8
10. demikian juga dengan ke tiga bidang atap yang lain,
atap61
11. dan aktifkan kembali layer yang lain.
atap71

(New ) Buat Kolom

1. Aktifkan layer KOLOM


2. klik icon RECTANGLE, klik disembarang titik (kalo bisa dekat dengan lokasi kolom), ketik “@15,15“, [enter]

3. pindahkan kolom diatas pada tempatnya, tetapi kotak kolom tersebut harus tepat ditengahnya pada semua titik simpul dari posisi kolom.
3a. matikan ORTHO,
3b. buat sebuah garis bantu diagonal dari ujung-ujung kolom dengan LINE

3c. aktifkan OSNAP (jangan lupa cek setting-nya, aktifkan semua option),
3d. klik icon MOVE, klik kolom diatas, [enter], klik tepat di tengah garis diagonal (mid), klik pada titik posisi kolom. garis bantu dihapus.

3e. selanjutnya COPY kolom ini ke titik lokasi kolom yang lain.
4. klik icon COPY, klik kolom tadi, [enter], ketik huruf “m“, [enter], klik titik tengah kolom (base point), klik titik lokasi kolom yang lain, dan seterusnya. gunakan scroll mouse untuk melakukan zoom in dan zoom out.

5. kolom selesai.

(New ) Membuat lantai

Membuat Lantai

lantai21. Buat sebuah layer baru dengan nama “lantai”
2. Buatlah sebuah rectangle mulai dari ujung rumah bahagian belakang (titik A) hingga ke depan (titik B).
3. kemudian lihat dalam bentuk isometric
4. kemudian extrude dengan ketebalan -20 (ke arah bawah)
lantai

(New )

Melobangi Dinding untuk Pintu

Mari kita selesaikan rumah 3d-nya,
tukar 3DView menjadi TOP, lalu klik tombol 2DWireFrame (perhatikan perobahan pada UCS {sumbu koordinat}), dan buat sebuah layer baru dengan nama “pintu 3D“.
lbpintu11
1. Misalkan ukuran lebar pintu adalah 80 cm ditambah dengan kusen menjadi 90 cm
3dpintu1
2. Oleh karena itu buatlah sebuah rectangle dengan ukuran 90 x 50 (50 adalah ukuran yang diusahakan lebih tebal dari tebal dinding3d) dan tempatkan pada lokasi pintu.
3dpintu2
3. Kemudian copy-kan lagi ke beberapa rencana lokasi pintu (asumsi: hanya 1 ukuran pintu)
3dpintu3
4. Setelah itu kembali lihat gambar dalam bentuk 3D / isometric
3dpintu4

5. Setelah itu extrude-lah semua rectangle pintu dengan ketinggian 250 (tinggi pintu 200 cm + ventilasi 50 cm)
lbpintu2
6. Ketik perintah “subtract” atau “su” diikuti dengan enter, kemudian klik terlebih dahulu dinding lalu enter kemudian klik semua pelobang dinding tadi (90 x 50 x 250) kemudian enter.
lbpintu3
lbpintu4

(New ) Membuat Ventilasi 3 Dimensi

Membuat Ventilasi

ventilasi11. Buat sebuah rectangle sesuai dengan ukuran ventilasi (lihat kembali perintah no.6 membuat kusen pintu) misal 80 x 40 cm, setelah itu di explode rectangle tersebut.
2. Bagi 7 (tujuh) sama besar garis horizontal, dengan cara pilih menu Draw ==> Point ==> Divide ==>  klik garis vertikal ==> ketik angka 7 ==>  enter
ventilasi2
3. Untuk melihat titik-titik pembagian sama besar dengan cara pilih menu Format ==> Point Style ==> pilih tanda silang ( X ) ==> tekan Ok.
ventilasi3
ventilasi11

4. Aktifkan pilihan Node, dengan cara klik kanan tombol OSNAP, lalu pilih Setting
ventilasi4
5. buatlah garis vertikal sebanyak 6 buah
6. offset sejauh 10 cm dari garis horizontal atas ke arah bawah 1 x dan 1x juga dari garis horizontal bawah ka arah atas.
7. offset setebal 1 cm ke kiri dan ke kanan dari beberapa garis vertikal dengan asumsi tebal papan adalah 2 cm.
8. offset setebal 1 cm ke atas dan ke bawah dari beberapa garis horizontal dengan asumsi tebal papan adalah 2 cm.
9. hapus semua garis yang ditengah dan hapus tanda silang sebagai pembagi tadi.
10. lakukan pembersihan semua garis yang terpotong dengan perintah trim (tergantung model ventilasi yang disukai)
ventilasi5
ventilasi21
ventilasi31

11. klik icon REGION, lalu pilih semua gambar ventilasi kemudian enter,
12.  setelah itu ketik subtract atau su kemudian enter, klik garis luar terlebih dahulu kemudian enter, lalu klik rectangle dalam ventilasi lalu enter.
13. Setelah itu lihat dalam bentuk isometric.
14. lakukan extrude setebal 15 cm
ventilasi41
ventilasi6
15. Tempatkan pada kusen pintu, lalu berdirikan dengan perintah ROTATE3D
ventilasi61
16. Jika kusen telah di tegakkan dan ditambah daun pintu, tempatkan pintu tersebut ke dalam lobang dinding di rumah 3D.
ventilasi71

(New ) Membuat Jendela 3D

Pada dasarnya memiliki prinsip yang sama dengan membuat kusen pintu, ventilasi dan daun pintu.
1.       Ikutilah urutan membuat gambar 2 dimensi sebuah jendela lengkap dengan ventilasi berikut ini, dimulai dari membuat rectangle ukuran 60 x 150 cm, kemudian offset 50 cm untuk garis ventilasi, kemudian offset 5 cm untuk tebal kusen, lalu buang garis berpotongan (bersihkan)
jendela1
jendela11
2. Buat garis-garis pembentuk ventilasi, dalam hal ini offset 10 cm dari keempat sisi dan buat garis menyilang, kemudian offset 1 cm kiri dan kanan garis, kemudian buang garis berpotongan (bersihkan), copy rectangle pembentuk daun jendela ke arah luar.
jendela2
3. Region semua garis kusen dan ventilasi, subtract garis luar di kurangi garis dalam, lalu extrude 15 cm.
jendela32
MEMBUAT DAUN JENDELA
1. dimulai dari rectangle yang dibentuk dari perintah no 2 diatas, offset 3 cm dari garis pinggir dan buat garis tengah vertikal dan horizontal, offset 1 cm kiri dan kanan, potong dengan trim, lalu fillet dengan R=5 setiap ujung rectangle.
jendela4
2. Region semua garis daun jendela, subtract garis luar di kurangi garis dalam, lalu extrude 3 cm.
jendela5
jendela33
3. Kemudian gabung lah kusen jendela dengan daun jendela, lalu tegakkan dengan perintah rotate3d, untuk kesan menarik, buat sebuah jendela yang terbuka dengan perintah rotate3d sebesar -15 (derajat).
jendela6
jendela41jendela51
4. Tempatkan jendela tersebut pada lobang jendela yang telah tersedia.
jendela61